Harga Lantai Kayu 2015 di Jakarta Jenis Kayu Jati

Harga lantai kayu 2015 di Jakarta akan berbeda-beda tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Salah satu jenis kayu yang umum dipakai sebagai penutup lantai. Alasan utamanya adalah karena faktor kekuatan dan ketahanan di samping pola serat kayunya yang tampak alami sehingga memberi nilai estetika tersendiri. Lantai kayu umum dijual per meter persegi dan biasanya akan dibedakan berdasarkan kualitasnya, apakah lantai kayu tersebut adalah KW 1 atau KW 2. Pertama, untuk parket lokal KW 1 ukuran 12 x 50 x 200 ialah sehagra Rp200.000 per meter persegi, ukuran 12 x 50 x 250 seharga Rp225.000 per meter persegi dan ukuran 12 x 50 x 300 seharga Rp250.000 per meter persegi.

 

Harga lantai kayu 2015 di Jakarta berikutnya adalah mini flooring ukuran 12 x 70 x 300-900 seharga Rp350.00 per meter persegi dan flooring ukuran 12 x 90 x 300-900 seharga Rp750.000 per meter persegi. Untuk harga lantai kayu Jakarta flooring finishing UV ukuran 15 x 90 x 300-900 ialah Rp850.000 per meter persegi. Jati lokal KW 2 akan memiliki biaya yang lebih murah. Parket lokal KW 2 ukuran 12 x 50 x 200 seharga Rp165.000 per meter persegi, ukuran 12 x 50 x 250 seharga Rp175.000 per meter persegi dan ukuran 12 x 50 x 300 seharga Rp185.000 per meter persegi.

 

Selain kayu jati, harga lantai kayu 2015 di Jakarta juga ada yang berasal dari jenis kayu merbau. Untuk flooring kayu merbau lokal KW 1 ukuran 15 x 90 x 300-900 ialah seharga Rp500.000 per meter perseginya. Ada lagi jenis kayu kempas yang juga umum digunakan sebagai penutup lantai. Untuk mini flooring kayu kempas ukuran 10 x 70 x 30/350/400/450 adalah seharga Rp400.000 per meter persegi. Sementara untuk flooring finishing UV kayu kempas ukuran 15 x 90 x 300-600 ialah seharga Rp500.000 per meter perseginya. Pilihan hendak menggunakan jenis kayu apa akan sangat tergantung dari karakteristik kayu tersebut.